Who am I, that the Lord of all the earth
Would care to know my name
Would care to feel my hurt
Who am I, that the Bright and Morning Star
Would choose to light the way
For my ever wandering heart
Not because of who I am
But because of what You’ve done
Not because of what I’ve done
But because of who You are
I am a flower quickly fading
Here today and gone tomorrow
A wave tossed in the ocean
Vapor in the wind
Still You hear me when I’m calling Lord,
You catch me when I’m falling
And You’ve told me who I am
I am Yours,
I am Yours
Who am I,that the eyes that see my sin
Would look on me with love and watch me rise again
Who am I, that the voice that calmed the sea
Would call out through the rain
And calm the storm in me
Not because of who I am
But because of what You’ve done
Not because of what I’ve done
But because of who You are
Whom shall I fear
Whom shall I fear
‘Cause I am Yours I am Yours
—–
Lirik dari lagu Casting Crown, ā who am Iā menggagalkan pemikiranku bahwa dalam blog ini tidak boleh ada tulisanku yang berbahasa Inggris. Haha.
Mengapa Ia mau seperti itu?
Bukankah ada atau tidaknya aku, Ia tetap Allah?
Bukankah pula aku menyembahNya atau tidak, Ia tetap Allah?
Ia tidak perlu aku.
Lalu?
Ini bukan tentang aku.
Ini bukan tentang apa yang aku telah lakukan atau perbuat.
Ini bukan tentang seberapa kuat dan gagah aku.
Ini karena Dia mencintai aku. Titik.
Sebuah cinta yang tidak akan pernah kamu mengerti.
CintaNya bukan kristal yang terjadi karena penjenuhan suasana pelarut ataupun polimer yang bisa terdekomposisi menjadi monomer-monomernya..
Dan bukankah itu menjawab semua pertanyaanmu, Dik?
Kalau Seorang yang seperti itu, mau mencintai dirimu
Lalu apakah ada alasan untukmu membenci dirimu sendiri?
Andhika Bintang Mahardhika, buka matamu.
Mengertilah.
Berhenti membenci dimana kamu berada sekarang.
Berhenti untuk menggerutu dan berkeluh.
dan
Sadarilah
Bahwa kamu ada bukan karena suatu kebetulan atau kecelakaan semata.
Bahwa kamu ada karena satu hal. Ia ingin kamu ada.
Tapi karena apa?
Itulah yang harus kamu cari dan temukan.
I have to start to love this.
I have to start to love all things in the building called Yusuf Panigoro..
Lirik dari lagu Casting Crown, ā who am Iā menggagalkan pemikiranku bahwa dalam blog ini tidak boleh ada tulisanku yang berbahasa Inggris. Haha.
Mengapa Ia mau seperti itu?
Bukankah ada atau tidaknya aku, Ia tetap Allah?
Bukankah pula aku menyembahNya atau tidak, Ia tetap Allah?
Ia tidak perlu aku.
Lalu?
Ini bukan tentang aku.
Ini bukan tentang apa yang aku telah lakukan atau perbuat.
Ini bukan tentang seberapa kuat dan gagah aku.
Ini karena Dia mencintai aku. Titik.
Sebuah cinta yang tidak akan pernah kamu mengerti.
CintaNya bukan kristal yang terjadi karena penjenuhan suasana pelarut ataupun polimer yang bisa terdekomposisi menjadi monomer-monomernya..
Dan bukankah itu menjawab semua pertanyaanmu, Dik?
Kalau Seorang yang seperti itu, mau mencintai dirimu
Lalu apakah ada alasan untukmu membenci dirimu sendiri?
Andhika Bintang Mahardhika, buka matamu.
Mengertilah.
Berhenti membenci dimana kamu berada sekarang.
Berhenti untuk menggerutu dan berkeluh.
dan
Sadarilah
Bahwa kamu ada bukan karena suatu kebetulan atau kecelakaan semata.
Bahwa kamu ada karena satu hal. Ia ingin kamu ada.
Tapi karena apa?
Itulah yang harus kamu cari dan temukan.